
Sebagai pecinta karya tulis, khususnya buku cetak/fisik, kita pasti merasa puas ketika melihat koleksi yang tertata rapi dan bersih. Namun sayang, kertas terbuat dari bahan yang rentan rusak jika kita tidak dapat menyimpannya dengan benar.
Tidak hanya menguning, masalah lain seperti cover yang terkelupas hingga munculnya jamur dan rayap merupakan mimpi buruk yang merusak koleksi buku kita di rak penyimpanan. Oleh karena itu, kita wajib mengetahui berbagai tips merawat buku agar tetap awet serta terhindar dari berbagai kerusakan.
Daftar isi
Toggle5 Tips Merawat Buku Agar Tetap Awet dan Tidak Mudah Rusak
Melalui artikel ini, kita akan menelaah satu per satu tips atau cara merawat buku cetak supaya awet, tahan lama, dan tidak gampang rusak. Harapannya, setelah membaca buku ini, kita bisa menerapkan kelima strategi tersebut dan melindungi koleksi kita dari berbagai kerusakan yang mengancam. Penasaran apa saja tips tersebut? Yuk, kita simak penjelasannya berikut ini.
Artikel yang sesuai:
Mengapa Kita Perlu Merawat Buku?
Berikut adalah beberapa alasan mengapa buku harus kita rawat dengan baik.
- Agar buku bisa bertahan lama dan tidak mudah rusak (menguning, robek, atau lapuk).
- Menjaga informasi atau karya yang ada di dalam buku supaya tidak hilang termakan zaman.
- Menjaga tampilan buku tetap rapi, bersih, dan nyaman dipandang.
- Mempertahankan nilai jual dan koleksi bila ingin dialihkan kepada pihak lain.
Apa Saja Tips Merawat Buku Agar Tetap Awet?
Berikut adalah beberapa tips atau cara merawat buku supaya awet dan tidak mudah rusak.
1. Menggunakan sampul plastik
Memberikan sampul pada buku merupakan langkah awal untuk melindungi bagian cover atau bagian luarnya. Agar desain cover buku tetap terlihat jelas, kita bisa menggunakan plastik bening. Lapisan pelindung ini sangat efektif untuk menjaga cover dari kotoran, debu, atau cairan yang bisa membuat warnanya pudar dan terkelupas.
Saat memasang sampul, usahakan untuk tidak melipatnya terlalu pas atau ketat. Berikan sedikit ruang agar lembaran buku masih bisa kita buka dan tutup dengan fleksibel. Menempelkan plastik yang terlalu kencang akan berisiko merusak jilidan buku dan mengubah bentuknya menjadi melengkung.
2. Meletakkan buku dalam posisi berdiri (vertikal)
Ketika meletakkan buku di rak, disarankan untuk menatanya secara vertikal atau berdiri tegak, bukan ditumpuk. Menaruh buku secara horizontal atau mendatar dalam waktu lama dapat merusak bentuk jilidan karena beban yang terlalu berat.
Di samping itu, tumpukan buku juga memperburuk sirkulasi udara sehingga jamur mudah berkembang biak. Apabila sudah berjamur dan lembap, kertas akan lebih cepat lapuk dan rapuh. Kondisi ini juga mendatangkan berbagai serangga seperti rayap, semut, dan kutu buku untuk menjadikan koleksi buku kita sebagai sarang mereka.
3. Menggunakan silica gel atau kamper
Kelembapan udara merupakan salah satu musuh utama kertas. Jika sirkulasi udara kurang lancar karena ruangan atau rak buku cenderung tertutup, bisa menyebabkan buku cepat menguning dan mengeluarkan aroma yang kurang sedap.
Tips mengatasinya yaitu kita bisa menempatkan silica gel atau kamper di sekitar rak tempat buku-buku tersimpan. Kedua benda tersebut mampu menyerap kelembapan berlebih di udara sekaligus menghasilkan aroma yang tidak disukai oleh hama seperti rayap, semut, dan serangga lainnya.
4. Membersihkan dan memeriksa rak buku secara berkala
Tips keempat ini sering kali diabaikan karena dianggap sepele atau membosankan. Padahal, rutin memeriksa dan membersihkan rak tempat penyimpanan adalah kunci utama agar koleksi buku kita tetap terawat dengan baik dan memiliki umur yang panjang.
Oleh karena itu, kita wajib menyediakan waktu khusus secara berkala untuk membersihkan debu yang menempel di sela-sela buku. Dengan rajin mengecek rak buku, juga bisa mendeteksi lebih awal jika ada tanda-tanda kehadiran serangga atau kelembapan sebelum kerusakan menyebar ke buku lainnya.
5. Menyimpan buku di ruangan yang pencahayaannya cukup
Satu hal yang perlu kita ingat adalah kertas sangat menyukai tempat yang kering dan mendapatkan pencahayaan yang pas. Oleh karena itu, pilih ruangan untuk meletakkan rak buku yang punya akses masuk sinar matahari atau penerangan alami yang cukup.
Selain menjaga kondisi ruangan tetap hangat, sinar matahari alami juga membantu menjaga buku terbebas dari kondisi lembap. Tips ini sangat praktis untuk kita terapkan, terutama untuk kalian yang tidak memiliki banyak waktu untuk membersihkan rak setiap hari.
Apa Saja Manfaat Merawat Buku?

Di bawah ini merupakan tabel yang berisi penjelasan mengenai manfaat merawat buku yang perlu diketahui, yaitu:
No. | Manfaat | Penjelasan |
| 1. | Bisa Saling Tukar Buku | Koleksi buku yang terawat dengan baik dan rapi bisa dengan mudah kita tukarkan atau pinjamkan ke sesama pecinta buku atau teman. Sebab, kondisi buku yang bersih dan terlihat baru membuat teman merasa senang dan nyaman saat menikmatinya. |
| 2. | Dapat Diwariskan | Buku berkualitas yang dirawat baik bisa menjadi warisan atau pusaka yang tidak ternilai bagi anak dan cucu kelak. Selain meneruskan wawasan, mereka juga bisa mempelajari gaya bahasa dan penulisan khas dari masa buku tersebut diterbitkan. |
| 3. | Dapat Didonasikan | Buku fisik yang memiliki kondisi baik sangat bermanfaat jika kita donasikan ke daerah atau masyarakat yang akses literasinya sangat terbatas. Dengan begitu, kita turut membantu pemerataan pendidikan dan membuka jendela dunia bagi sesama. |
FAQ Seputar Tips Merawat Buku
Berikut adalah beberapa pertanyaan sekaligus jawaban terkait cara merawat buku cetak atau fisik agar lebih awet.
Q1: Mengapa kertas buku bisa berubah warna menjadi kekuningan?
Hal ini dikarenakan kertas mengandung zat lignin yang bereaksi saat terpapar cahaya matahari dan udara (oksidasi). Reaksi kimia tersebut yang membuat warna kertas yang awalnya putih berubah menjadi kekuningan atau kecokelatan seiring berjalannya waktu.
Q2: Bagaimana cara ampuh mengatasi buku yang sudah berjamur atau berbau apek?
Untuk mengatasi jamur, bersihkan bintik-bintik jamur secara perlahan memakai kuas kering berbulu halus atau kain mikrofiber. Sementara itu, untuk menghilangkan bau apek, letakkan buku ke dalam wadah tertutup bersama dengan bubuk kopi atau baking soda (jangan sampai terkena buku secara langsung) selama 1-2 hari agar bau tidak sedap tersebut terserap.
Q3: Apakah boleh menjemur buku di bawah sinar matahari secara langsung?
Tidak boleh, karena menjemur buku di bawah terik matahari bisa membuat kertas menjadi rapuh, mudah patah, dan tinta atau cover buku cepat memudar. Cukup letakkan buku di ruangan yang memiliki sirkulasi udara yang baik.
Q4: Berapa kali kita harus membersihkan rak dan koleksi buku?
Pembersihan ringan seperti menyeka debu di bagian atas buku idealnya bisa kita lakukan 1-2 minggu sekali. Untuk pembersihan menyeluruh (mengeluarkan seluruh koleksi buku dari rak dan membersihkan setiap sisi) bisa kita kerjakan setiap 3-6 bulan sekali.
Demikianlah, penjelasan lengkap mengenai tips merawat buku agat tetap awet dan tidak mudah rusak. Semoga setelah membaca artikel ini, wawasan dan pengetahuan teman-teman terkait perawatan buku semakin bertambah sehingga buku-buku yang terpajang di rak dapat kita baca hingga bertahun-tahun lamanya.





