
Menerbitkan dan mencetak buku merupakan dua aktivitas yang berbeda, namun saling melengkapi dalam menghasilkan buku yang siap dibaca oleh khalayak umum.
Meski begitu, masih banyak penulis pemula beranggapan bahwa menerbitkan dan mencetak buku itu sama. Padahal, keduanya jelas berbeda dari segi pengertian, tujuan, hingga ruang lingkup kegiatan yang dilakukan.
Daftar isi
ToggleApa Bedanya Menerbitkan dan Mencetak Buku? Simak Jawabannya di sini!
Nah, bagi kamu yang belum memahami apa bedanya menerbitkan dan mencetak buku, artikel kali ini perlu kamu simak sampai selesai. Apakah bukumu hendak dikomersialkan secara luas atau hanya untuk keperluan pribadi saja, memahami topik berikut akan membantumu menemukan pilihan yang tepat.
Artikel yang sesuai:
Menerbitkan Buku
Menerbitkan buku merupakan kegiatan mengelola naskah hingga menjadi buku yang siap dibaca oleh publik. Di dalamnya mencakup proses penyuntingan naskah, pembuatan desain cover dan layout buku, pengurusan ISBN, hak cipta, pencetakan, distribusi, dan pemasaran buku.
Jadi, menerbitkan buku tidak sekadar menghasilkan buku secara fisik. Lebih daripada itu, dalam menerbitkan buku juga terdapat proses-proses yang lebih panjang dan kompleks sebelum akhirnya naskah siap dicetak, diperbanyak, dan disebarluaskan.
Dari sini saja sudah dapat dilihat kan apa bedanya menerbitkan dan mencetak buku? Mencetak buku hanyalah satu dari sekian banyak proses dalam menghasilkan buku yang siap dibaca dalam bentuk fisik.
Mencetak Buku
Sederhananya, mencetak buku adalah kegiatan mengubah naskah buku dalam bentuk digital menjadi buku fisik atau cetak yang dapat disentuh, dipegang, atau dibaca secara langsung.
Mencetak buku juga dapat didefinisikan sebagai aktivitas memproduksi buku fisik dengan melibatkan berbagai peralatan dan perlengkapan seperti mesin cetak, tinta, kertas, serta penjilidan untuk mengubah file buku digital menjadi buku fisik.
File naskah buku digital yang dimaksud tentunya sudah melalui tahapan penerbitan buku. Yakni, sudah melewati proses editing mendalam dan menyeluruh, desain cover dan layout buku sudah final, ISBN dan hak cipta buku juga sudah didapatkan.
Kegiatan pencetakan buku ini sangat berperan penting dalam menentukan kualitas akhir buku. Aspek-aspek seperti konsistensi tinta, ketajaman warna, jenis kertas, jenis penjilidan, hingga laminasi buku dapat menentukan daya tarik buku di mata calon pembaca.
Apa Bedanya Menerbitkan dan Mencetak Buku?

Tidak sedikit penulis pemula yang masih salah kaprah mengartikan bahwa menerbitkan dan mencetak buku itu sama. Padahal, menerbitkan dan mencetak buku memiliki perbedaan. Selain dari segi pengertian, keduanya memiliki perbedaan dalam aspek-aspek berikut:
1. Fokus tahapan
Pertama, bedanya menerbitkan dan mencetak buku dapat dilihat dari aspek fokus kegiatan yang dilakukan. Seperti yang sudah disinggung sebelumnya bahwa mencetak buku termasuk salah satu dari beberapa tahapan dalam menerbitkan buku.
Yang mana sebelum dicetak, naskah buku harus melewati tahapan seperti editing naskah menyeluruh, pembuatan desain sampul dan tata letak buku profesional, pendaftaran ISBN, dan hak cipta buku. Tahapan-tahapan ini memiliki fungsi penting bagi sebuah buku, yaitu:
- Editing naskah: Membantu menyempurnakan kualitas naskah buku dari aspek tata bahasa, penulisan ejaan, alur, gaya bahasa, dan lain sebagainya.
- Desain cover: Menambah nilai jual dan daya tarik buku di pasaran
- Desain layout: Meningkatkan pengalaman membaca
- Pengurusan ISBN: Memudahkan identifikasi buku di pasaran, sebagai alat promosi, meningkatkan kredibilitas buku dan penulisnya.
- Hak cipta buku: Memastikan penulis mendapatkan perlindungan hukum apabila bukunya diplagiat.
2. Kegiatan
Selain fokus tahapan, aspek pembeda lainnya antara menerbitkan dan mencetak buku yaitu kegiatan yang dilakukan. Menerbitkan buku mencakup proses kreatif dan strategis seperti penyuntingan naskah dan pemasaran buku.
Sementara itu, mencetak buku hanya murni menjalankan proses produksi buku versi cetak atau fisiknya saja. Ini berarti, untuk mencetak buku tidak diperlukan tim kreatif karena memfokuskan kegiatannya hanya pada aspek teknis dan mekanis seperti pemilihan jenis kertas, ukuran buku, warna, teknik penjilidan, pemotongan kertas, hingga laminasi.
Meski demikian, percetakan tetap bekerja di bawah arahan dari penerbit. Hal ini untuk memastikan supaya hasil cetakan bisa sesuai dengan ekspektasi.
3. Pengurusan ISBN
Selanjutnya, bedanya menerbitkan dan mencetak buku juga dapat dilihat dari aspek pengurusan ISBN. Dalam menerbitkan buku, pengurusan ISBN menjadi salah satu tahapan yang perlu dilalui untuk memastikan buku memiliki identitas resmi sehingga mudah ditemukan di pasaran.
Sementara itu, mengurusi perihal ISBN buku tidak termasuk dalam kegiatan mencetak buku. Dengan kata lain, percetakan tidak memiliki layanan ataupun kewenangan dalam mengajukan ISBN untuk buku-buku yang mereka cetak.
4. Tujuan
Selain mencapai kepuasan pribadi, menerbitkan buku umumnya juga bertujuan untuk disebarluaskan atau diperjualbelikan, membangun personal branding sebagai penulis, berbagi pengalaman atau ilmu pengetahuan, serta memperoleh royalti dari hasil penjualan buku.
Di lain sisi, mencetak buku lebih dimaksudkan untuk tujuan non komersial atau tidak harus diperjualbelikan. Tujuan pencetakan buku umumnya sebagai kenang-kenangan, hadiah, koleksi pribadi, dokumentasi, hingga kebutuhan internal perusahaan.
Contohnya, yearbook atau buku tahunan sekolah yang dicetak secara khusus sebagai kenang-kenangan bagi siswa-siswi yang hendak lulus sekolah, atau modul pelatihan yang dicetak untuk peserta pelatihan keterampilan tertentu.
4. Perolehan royalti
Perbedaan menerbitkan dan mencetak buku yang lainnya dapat dilihat dari segi perolehan royalti atau pendapatan dari hasil penjualan buku. Dengan menerbitkan buku, penulis bisa memperoleh royalti yang diberikan oleh penerbit sesuai kesepakatan bersama. Sementara itu, mencetak buku tidak berarti pihak percetakan akan memberikan royalti kepada penulis.
5. Penanggung jawab isi naskah
Seperti yang sudah dibahas sebelumnya bahwa menerbitkan buku juga mencakup proses penyuntingan atau editing naskah dan pengaturan layout atau tata letak buku. Hal ini berarti isi naskah menjadi bagian dari tanggung jawab penerbit.
Hal tersebut berbeda dengan pihak percetakan yang mana tidak bertanggung jawab terhadap isi naskah. Pihak percetakan hanya fokus memegang tanggung jawab untuk memastikan kualitas akhir buku maksimal. Baik dari segi kejelasan teks saat dibaca, ketajaman warna, konsistensi tinta, kualitas kertas, kekuatan jilid buku, pemotongan kertas yang presisi, dan lain-lain.
6. Distribusi
Bedanya menerbitkan dan mencetak buku selanjutnya dapat dilihat dari aspek distribusi. Oleh karena salah satu tujuan menerbitkan buku adalah untuk dikomersialkan, maka kamu juga akan mendapatkan layanan pendistribusian buku.
Buku yang diterbitkan akan disalurkan ke toko buku fisik maupun online, marketplace, hingga website yang dikelola oleh penerbit, sehingga buku bisa menjangkau target pembaca yang lebih luas dan memperoleh penjualan maksimal.
Hal ini berbeda dengan percetakan yang hanya menyerahkan atau mengirimkan hasil cetakan sesuai pesanan kepada pemesan.
7. Biaya
Terakhir, biaya juga menjadi salah satu pembeda antara menerbitkan dan mencetak buku. Pada umumnya, untuk menerbitkan buku perlu mengeluarkan biaya yang lebih besar dibandingkan mencetak buku karena prosesnya yang lebih panjang.
Berbeda dengan mencetak buku yang fokus kegiatannya hanya pada mengubah file digital menjadi cetak sehingga biayanya lebih kecil. Akan tetapi, biaya cetak juga bisa jadi lebih besar tergantung dari kualitas dan jumlah cetakan yang dipesan.
Nah, berdasarkan pembahasan di atas, dapat disimpulkan bahwa menerbitkan dan mencetak buku merupakan dua kegiatan yang tidak dapat dipisahkan.
Tahapan menerbitkan buku lebih panjang dibandingkan mencetak buku. Penerbitan buku mencakup proses editing naskah, desain cover dan layout, pengurusan ISBN dan hak cipta buku, pencetakan, distribusi, hingga pemasaran buku.
Sementara itu, mencetak buku menjadi salah satu bagian dari proses menerbitkan buku. Yang mana fokus kegiatannya hanya satu, yaitu mengubah naskah buku digital menjadi buku fisik.
Bagaimana? Sudah cukup jelas kan bedanya menerbitkan dan mencetak buku? Memahami perbedaan keduanya ini penting supaya kamu bisa memilih jasa yang tepat dan sesuai kebutuhan. Apakah jasa penerbitan buku atau jasa percetakan buku, semoga kamu tidak bingung lagi menentukannya, ya.
Bicara soal menerbitkan dan mencetak buku, kamu juga bisa mendapatkan dua layanan ini sekaligus dalam satu tempat, lho.
Halo Adil Sejahtera (HAS) merupakan penerbit yang menyediakan layanan penerbitan dilengkapi dengan percetakan buku profesional. Jadi, kamu akan lebih mudah dalam memantau progres penerbitan bukumu nantinya.
Yuk, klik WhatsApp di pojok kanan bawah layar untuk mendapatkan promo penerbitan dan percetakan buku dari penerbit HAS sekarang juga!





