
Ketika membaca novel favorit, tidakkah kamu penasaran kenapa saat kamu menyentuh kertas di dalamnya terasa ringan dan warnanya sedikit kusam? Sedangkan kebanyakan buku pelajaran sekolah memiliki warna putih bersih dan terkesan lebih berat.
Dalam industri penerbitan buku, penentuan jenis kertas tidak hanya terkait harga, namun juga tentang kenyamanan pembaca saat menikmati buku, khususnya novel hingga berjam-jam. Penerbit memiliki ramuan khusus dalam memilih material yang tepat supaya mata pembaca tidak cepat lelah dan buku tetap nyaman digenggam.
Daftar isi
Toggle5 Jenis Kertas Novel yang Sering Digunakan oleh Penerbit
Di dalam negeri, ada beberapa jenis kertas novel yang sering digunakan untuk buku-buku yang berformat cetak. Mulai dari kertas yang ringan dan legendaris seperti bookpaper, kertas HVS yang bertekstur halus, hingga kertas yang licin dan mengkilap.
Artikel yang sesuai:
Melalui artikel ini, jika akan membahas lebih dalam mengenai jenis-jenis kertas yang biasa dipakai untuk mencetak berbagai genre novel. Agar semakin paham, mari kita simak perbedaan dan keunggulan kertas-kertas tersebut di bawah ini:
Fungsi Tekstur, Ketebalan, dan Warna Kertas
Sebelum masuk ke inti tulisan ini, kita perlu mengetahui fungsi dari berbagai karakteristik atau spesifikasi fisik kertas terlebih dahulu. Adapun penjelasan selengkapnya adalah sebagai berikut:
1. Tekstur
Tekstur pada kertas berperan penting dalam menentukan kenyamanan jari saat membuka halaman demi halaman. Kertas yang halus memberikan sensasi modern dan membuat tulisan tampak lebih jelas karena tinta menyebar secara merata. Sementara itu, saat kita menyentuh kertas yang memiliki tekstur kasar akan memberikan kesan antik dan terasa lebih eksklusif dan bernilai seni tinggi.
2. Ketebalan dan Warna
Ketebalan dan warna merupakan dua aspek yang tidak boleh kita lewatkan dalam menentukan kualitas kertas/buku. Misalnya, kertas tipis memang membuat buku ringan dan nyaman dibawa, tapi berisiko membuat tulisan yang berada di halaman belakang tembus ke depan.
Pemilihan warna seperti putih terang sangat baik agar tulisan lebih mudah terbaca. Sedangkan warna ivory atau krem sering dipakai untuk novel karena lebih nyaman di mata.
Pengaruh Kertas terhadap Kenyamanan Membaca
Jenis kertas yang digunakan untuk novel memiliki pengaruh yang cukup signifikan terhadap kenyamanan membaca. Kertas yang terlalu tipis dan terasa rapuh membuat bayangan tulisan tembus ke halaman sebelahnya sehingga dapat merusak konsentrasi. Di sisi lain, kertas yang terlalu berat mengakibatkan buku menjadi berat dan melelahkan bila dipegang dalam waktu lama.
Selain kondisi fisik kertas, suasana hati pembaca juga bisa dipengaruhi oleh warna dan tekstur. Mengaplikasikan kertas yang berwarna hangat seperti krem membantu mata pembaca tetap rileks dan tidak cepat pedih ketimbang memakai kertas putih yang terlalu mencolok.
Kertas halus memudahkan jari membuka dan menelusuri setiap halaman. Sebaliknya, kertas yang cenderung kasar sangat cocok untuk membangun suasana dalam novel sejarah.
Jenis Kertas untuk Novel

Berikut adalah rekomendasi jenis-jenis kertas yang biasa digunakan penerbit untuk karya-karya sastra, terutama novel.
1. Bookpaper
Bookpaper adalah jenis kertas yang paling sering kita jumpai ketika membaca novel-novel populer. Kertas ini punya ciri khas warna yang sedikit krem atau gading, bukan putih polos. Dengan tekstur yang ringan dan tipis, membuat membaca tidak merasa cepat lelah ketika memegangnya.
Jenis kertas ini juga memiliki permukaan yang halus dan daya serap tinta yang baik. Akibatnya, huruf-huruf yang tercetak jadi tampak sangat jelas, tajam, dan tidak berantakan.
Selain karena harganya yang cukup terjangkau dan memiliki kualitas yang bagus. Alasan lain banyak penerbit yang menyukai kertas ini karena tidak terlalu tebal dan cocok untuk mencetak buku dengan jumlah halaman yang banyak.
2. Kertas HVS
Bagi kamu yang seorang pelajar atau pekerja kantoran, pasti sudah akrab dengan kertas HVS untuk mencetak berbagai dokumen. Tampilannya yang halus serta memiliki warna putih bersih, membuat tulisan hitam di atasnya terlihat sangat kontras dan mudah untuk dibaca.
Penerbit menjadikan kertas ini pilihan utama untuk buku yang diproduksi secara massal dalam jumlah sangat banyak. Di samping karena harganya yang paling ekonomis, proses mencetaknya pun tergolong sangat cepat. Buku catatan, modul belajar, dan novel edisi promosi merupakan beberapa jenis buku yang menggunakan kertas HVS.
Meskipun tidak seartistik Bookpaper, kertas HVS memiliki kelebihan yaitu mudah ditemukan di mana saja. Bagi penerbit yang ingin menyebarkan informasi, wawasan, atau cerita dengan biaya produksi yang terbatas dan mampu menjangkau semua kalangan, menggunakan kertas HVS adalah solusi yang tepat.
3. Art Paper
Selain Bookpaper dan HVS, jenis kertas yang cocok untuk mencetak novel yaitu Art Paper. Kertas ini sangat pas untuk novel yang mempunyai banyak gambar atau ilustrasi berwarna di dalamnya.
Selain lebih tebal dan kuat, kertas ini juga memiliki dua tampilan yang bisa kamu pilih sesuai kebutuhan yakni glossy dan matte. Art Paper glossy untuk tampilan novel yang terlihat lebih mewah dan berkelas, sedangkan matte untuk buku dengan kesan elegan.
Art Paper mampu menampilkan warna-warna yang sangat akurat dan tajam, sehingga ilustrasi dalam novel akan terlihat bernyawa. Setiap detail kecil pada gambar juga akan tampak jelas, seolah-olah kita sedang memandang foto asli yang dicetak. Jenis kertas ini tidak hanya untuk novel grafis (bergambar), melainkan juga sering dipakai untuk novel edisi spesial atau buku yang mengutamakan visual.
4. Art Carton
Berbeda dengan jenis-jenis kertas sebelumnya, Art Carton memiliki fisik yang jauh lebih tebal dan kaku. Dengan karakteristik tersebut, kertas ini kerap kali dimanfaatkan untuk bagian sampul (cover) sebuah buku. Fungsinya yaitu untuk melindungi isi buku agar tidak mudah tertekuk, robek, atau rusak.
Di samping karena kekuatannya, Art Carton juga mampu memberikan visual yang elegan dan bermutu. Dengan permukaan yang halus, hasil cetaknya menjadi sangat cantik dan menarik perhatian calon pembaca di toko buku.
Alasan penerbit memilih Art Carton yakni untuk memastikan buku terlihat profesional, unggul, dan punya daya saing tinggi. Untuk edisi koleksi, penggunaan kertas ini sangat penting karena bisa membuat buku bertahan lebih lama hingga bertahun-tahun tanpa kehilangan bentuk aslinya.
5. Kertas Ivory (Duplex)
Banyak yang menilai Ivory atau Duplex sebagai kertas yang memiliki kualitas premium karena warna kremnya yang lembut dan hangat. Warna ini sengaja dipilih karena sangat nyaman di mata, sehingga sangat cocok untuk novel-novel sastra atau buku sejarah yang memerlukan tidak sebentar untuk dibaca habis.
Kertas Ivory terasa sedikit lebih tebal dan kokoh dibandingkan Bookpaper, tapi tetap lentur saat membalik halamannya.Teksturnya yang halus, kertas ini mampu memberikan sensasi mewah saat disentuh, sekaligus kualitas cetakan yang tidak mudah pudar atau rusak dalam waktu lama. Selian ingin memberikan kesan mewah, penerbit memilih kertas ini juga untuk memberikan pengalaman membaca yang lebih baik.
Nah, itulah penjelasan mengenai jenis-jenis kertas yang biasa digunakan oleh penerbit untuk mencetak novel atau karya-karya lainnya. Semoga setelah membaca artikel ini, teman-teman yang berkecimpung di dunia penerbitan dan penulisan mampu menentukan jenis kertas yang sesuai dengan kebutuhan serta target pembaca. Tetap semangat dan selamat berkarya!





