Perbedaan Penerbitan dan Percetakan Buku yang Perlu Dipahami Penulis

Perbedaan Penerbitan dan Percetakan Buku yang Perlu Dipahami Penulis

Sebagai penulis, memahami perbedaan penerbitan dan percetakan buku merupakan hal penting agar penulis tidak salah langkah setelah bukunya selesai ditulis.

Meski kedua layanan ini sama-sama berperan dalam terciptanya sebuah buku, banyak yang belum memahami bahwa penerbitan dan percetakan buku merupakan dua hal yang berbeda.

Perbedaan Penerbitan dan Percetakan Buku yang Perlu Dipahami Penulis

Nah, sebenarnya apa perbedaan penerbitan dan percetakan buku? Artikel ini akan fokus membahas perbedaan keduanya yang mana penting untuk dipahami oleh setiap penulis, khususnya yang baru pertama kali ingin menerbitkan buku agar tidak salah langkah. Berikut penjelasannya!

1. Pengertian

Hal pertama yang membedakan antara penerbitan dan percetakan buku tentu saja bisa kamu ketahui dari pengertian masing-masing.

Penerbitan adalah kegiatan menghasilkan dan memperbanyak buku yang mana di dalamnya mencakup proses kreatif hingga akhirnya buku siap dibaca oleh banyak orang.

Sementara itu, percetakan dapat didefinisikan sebagai kegiatan menghasilkan buku secara fisik. Di mana pencetakan buku dilakukan setelah buku sudah berhasil diterbitkan.

Dalam KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia), penerbitan berarti proses, cara, dan perbuatan menerbitkan. Dalam KBBI juga dijelaskan bahwa penerbit adalah orang dan sebagainya yang menerbitkan; perusahaan dan sebagainya yang menerbitkan buku.

Sementara itu, percetakan menurut KBBI ialah tempat cetak mencetak; tempat (perusahaan) cetak mencetak buku dan sebagainya; segala sesuatu yang berhubungan dengan cetak mencetak.

Jadi, dalam dunia perbukuan, penerbitan dan percetakan merupakan dua jenis kegiatan atau layanan yang berbeda namun sama-sama saling membutuhkan.

Baik penerbitan maupun percetakan buku juga sama-sama memiliki peran penting dalam menentukan kualitas akhir buku. Penerbitan berfokus pada peningkatan kualitas isi atau konten buku, sementara percetakan berfokus pada peningkatan kualitas hasil cetakan atau fisik buku.

2. Fokus Kegiatan

Aspek kedua yang membedakan antara penerbitan dan percetakan buku ialah fokus kegiatannya. Penerbitan buku memiliki fokus kegiatan pada penentuan konsep, penyuntingan naskah, distribusi, hingga pemasaran buku.

Hal tersebut menandakan bahwa di dalam penerbitan buku terdapat peranan tim kreatif yang bekerja untuk menentukan konsep buku yang menarik, editor yang bekerja untuk memoles naskah agar semakin sempurna dan mudah dimengerti oleh pembaca, hingga tim marketing yang memiliki peran penting dalam menentukan strategi marketing yang tepat dan kuat agar buku bisa menjangkau audiens yang luas.

Di sisi lain, percetakan buku berfokus pada aspek teknis dan produksi buku secara fisik. Dengan kata lain, percetakan buku memiliki konsentrasi pada kualitas buku secara fisik atau tampilannya. Ini tentunya berbeda dengan penerbitan yang fokus pada kualitas isi atau konten buku.

Kualitas kedua aspek tersebut tentu sama-sama penting untuk diperhatikan demi mendukung dihasilkannya buku yang menarik dan nyaman dibaca.

Perlu kamu ketahui juga bahwa pada umumnya, percetakan buku bekerja di bawah arahan dari penerbit buku. Yakni, terkait dengan pemilihan bahan cetak, ukuran, jenis cetak, penjilidan, hingga finishing buku ditentukan sesuai dengan spesifikasi yang diinginkan oleh penerbit.

3. Proses

Perbedaan Penerbitan dan Percetakan Buku yang Perlu Dipahami Penulis

Perbedaan penerbitan dan percetakan buku juga dapat dilihat dari aspek prosesnya. Yang mana, dalam penerbitan buku mencakup proses atau tahapan yang lebih panjang, yakni sebagai berikut:

  • Seleksi naskah oleh penerbit
  • Editing dan proofreading naskah
  • Pembuatan desain cover dan layout buku
  • Pengurusan ISBN dan hak cipta (HAKI) buku
  • Distribusi dan pemasaran buku.

Sementara itu, percetakan buku hanya mencakup proses mencetak buku yang berisikan tulisan, gambar, atau pun ilustrasi menggunakan mesin cetak.

Jadi, percetakan akan mulai bekerja ketika penerbit sudah mempersiapkan dan menyerahkan file buku siap cetak. Artinya, file buku tersebut sudah final karena sudah melewati editing dan revisi, serta desain cover dan layout sudah benar-benar matang.

4. Peran

Perbedaan penerbitan dan percetakan buku juga dapat dilihat dari aspek peran keduanya. Yang mana, penerbitan buku memiliki peranan sebagai berikut:

  • Meningkatkan kualitas buku
  • Menentukan kredibilitas dan nilai jual buku
  • Memberikan pendampingan dari nol kepada penulis hingga proses penerbitan buku selesai.

Hal ini berbeda dengan percetakan buku yang tidak ikut andil dalam poin kedua dan ketiga. Percetakan buku hanya memiliki peran untuk membantu meningkatkan kualitas buku dari aspek fisik atau tampilannya agar dihasilkan cetakan yang tajam dan jelas sehingga teks mudah dibaca.

Percetakan buku tidak memiliki peran dalam menentukan kredibilitas dan nilai jual buku maupun memberikan pendampingan kepada penulis. Percetakan buku juga tidak ikut terlibat dalam penentuan strategi pemasaran.

Dengan kata lain, percetakan hanya berperan mencetak buku saja sesuai spesifikasi dari penerbit dan memastikan hasil cetakannya sesuai standar.

5. Fungsi

Aspek berikutnya yang menjadi pembeda antara penerbitan dan percetakan buku yaitu fungsinya. Penerbitan buku memiliki fungsi ikut serta dalam pengelolaan konten yakni melalui editing atau penyuntingan dan pendistribusian buku. Sementara itu, percetakan buku berfungsi untuk mencetak buku secara fisik.

6. Legalitas

Legalitas juga menjadi aspek yang membedakan antara penerbitan dan percetakan buku. Penerbitan buku memiliki wewenang dalam pengurusan ISBN dan juga hak cipta atau HaKI buku. Sementara percetakan buku tidak memiliki kewenangan tersebut.

Mengurus ISBN dan HaKI buku merupakan langkah penting dalam menerbitkan buku. ISBN memiliki peran penting sebagai tanda legalitas buku di seluruh dunia, sementara HaKI penting untuk melindungi buku dari tindak kriminal plagiarisme.

7. Biaya

Dari segi biaya, penerbitan dan percetakan buku juga memiliki perbedaan yang cukup signifikan. Sebelumnya membahasnya, yang perlu kamu ketahui terlebih dahulu adalah jenis penerbit. Yakni, ada penerbit buku konvensional, penerbit buku indie, dan self publishing.

Jika kamu menerbitkan buku melalui penerbit buku konvensional, maka biaya penerbitan buku akan sepenuhnya ditanggung oleh pihak penerbit. Inilah mengapa terdapat kurasi naskah yang ketat untuk bisa lolos menerbitkan buku di penerbit buku konvensional.

Sementara itu, untuk menerbitkan buku di penerbit indie maupun self publishing, diperlukan biaya yang besarannya tergantung dari masing-masing penerbit. Di lain sisi, percetakan juga mematok biaya murni untuk mencetak buku.

8. Pemberian Royalti

Terakhir, perbedaan penerbitan dan percetakan buku dapat dilihat dari segi pemberian royalti. Penerbit memberikan royalti kepada penulis untuk setiap buku yang berhasil terjual, sedangkan percetakan buku tidak memberikan royalti kepada penulis.

Setiap penerbit memiliki kebijakan yang berbeda-beda terkait besaran royalti untuk penulis. Ada yang memberikan 10%, 15%, hingga 20% kepada penulis untuk setiap buku yang berhasil terjual.

Nah, itulah tadi perbedaan penerbitan dan percetakan buku dilihat berbagai aspek. Mulai dari pengertian, fokus kegiatan, proses, peran, fungsi, biaya, hingga pemberian royalti.

Berdasarkan penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa penerbitan dan percetakan merupakan dua hal yang saling bergantung dalam industri perbukuan.

Setiap buku yang diterbitkan pastilah akan melalui proses percetakan. Namun, buku yang dicetak belum tentu diterbitkan. Hal ini dikarenakan pencetakan buku bisa dilakukan untuk berbagai keperluan.

Misalnya saja pencetakan buku tahunan sekolah, buku agenda, atau buku Yasin yang mana tidak perlu melalui proses penerbitan buku.

Hal tersebut menandakan bahwa percetakan buku bisa berdiri sendiri, sedangkan penerbitan buku membutuhkan peran percetakan buku sebagai bagian dari prosesnya.

Nah, bagaimana? Sekarang kamu sudah paham kan perbedaan penerbitan dan percetakan buku? Yuk, bagikan insight yang kamu dapatkan setelah membaca artikel ini di kolom komentar!

WhatsApp
Facebook
Twitter
LinkedIn