
Puisi merupakan salah satu jenis karya sastra yang populer di kalangan remaja hingga orang tua. Selain mengandung untaian diksi yang indah dan penuh makna, puisi juga sering kali merupakan bentuk representasi dari emosi yang dirasakan penyair.
Salah satu bagian yang bisa menjadi daya tarik utama puisi ialah judul. Judul puisi merupakan elemen utama untuk memikat pembaca dengan kesan pertama yang kuat. Maka tidak heran, salah satu hal yang perlu dipelajari oleh pemula dalam menulis puisi adalah bagaimana cara membuat judul puisi yang menarik hati pembaca.
Daftar isi
Toggle9 Cara Membuat Judul Puisi yang Menarik Hati Pembaca
Sebagai contoh, puisi yang terkenal di sepanjang sejarah berjudul “Hujan di Bulan Juni” karya Sapardi Djoko Damono. Begitu membaca atau mendengar judul tersebut, apa yang kamu rasakan? Judulnya terkesan sederhana tetapi bermakna mendalam sehingga kamu tertarik membaca isinya, bukan?
Artikel yang sesuai:
Nah, sebenarnya apa saja cara yang bisa dilakukan untuk membuat judul puisi yang menarik hati pembaca? Melalui artikel ini, kita akan mempelajarinya lebih lanjut mulai.
Mengapa Judul Puisi Itu Penting?
Judul puisi menjadi bagian penting yang perlu kamu perhatikan dalam menulis puisi. Kenapa demikian? Berikut ini alasannya:
1. Menciptakan kesan pertama yang tak terlupakan
Judul puisi merupakan elemen utama yang dapat menentukan ketertarikan pembaca untuk membaca isi puisi lebih lanjut. Sama seperti cover buku, judul puisi yang menarik mampu menciptakan kesan pertama yang kuat bagi pembaca.
Judul puisi yang terlalu umum atau klise cenderung membosankan sehingga mengurangi ketertarikan pembaca untuk membaca dan meresapi makna puisi.
2. Mencerminkan tema dan suasana puisi
Judul puisi juga penting karena merupakan cerminan dari tema dan suasana puisi. Tema dan suasana puisi yang menyedihkan bisa digambarkan secara lebih ringkas melalui judul dengan menggunakan diksi yang relevan dan emosional.
Misalnya, tema atau suasana puisi tentang kehilangan sosok tercinta dapat direpresentasikan melalui judul puisi “Peluk yang Hanya Tinggal Kenangan”. Judul puisi ini bisa mencerminkan dengan jelas tentang tema dan suasana sedih karena kehilangan orang tercinta.
3. Menambah nilai estetika puisi
Berikutnya, judul puisi yang menarik ini penting untuk menambah nilai estetika puisi. Misalnya dengan penggunaan metafora atau simbol tertentu mampu membuat puisi menjadi lebih indah, emosional, dan meninggalkan kesan mendalam bagi pembaca.
4. Membuat puisi lebih mudah diingat
Terakhir, judul puisi yang unik dan menarik juga penting supaya puisi lebih mudah melekat di benak pembaca. Judul puisi yang terlalu biasa akan dengan mudah terlupakan.
Cara Membuat Judul Puisi yang Menarik

Nah, jadi sudah tahu kan kenapa judul puisi yang menarik itu penting? Selanjutnya, kamu pasti penasaran bagaimana cara membuat judul puisi yang menarik? Berikut jawabannya!
1. Menggunakan diksi yang sederhana
Diksi yang sederhana tidak selalu bermakna biasa saja. Seperti halnya pada puisi berjudul “Hujan di Bulan Juni” tadi. Selain lebih mudah dipahami, judul puisi dengan diksi yang sederhana juga sering kali menyiratkan makna mendalam yang ingin penyair ekspresikan melalui sekumpulan kata di dalam puisinya.
Judul puisi “Hujan di Bulan Juni” juga mengundang rasa penasaran di benak pembaca. Mengapa demikian? Sebab pada umumnya, musim hujan terjadi pada bulan Oktober hingga Maret atau puncaknya pada bulan Desember hingga Februari.
Alhasil, hati pembaca jadi tergerak untuk membaca isi puisi lebih lanjut karena ingin tahu jawaban kenapa penyair membuat judul puisi yang bertolak belakang dengan realita dan memahami makna sebenarnya yang ingin disampaikan penyair.
2. Hindari membuat judul puisi yang bertele-tele
Cara selanjutnya, membuat judul puisi juga disarankan tidak terlalu panjang atau bertele-tele. Sebab, judul puisi yang terlalu panjang bisa saja terlanjur mewakili isi atau menampilkan representasi puisi yang terlalu jelas sehingga membaca tidak lagi tertarik atau merasa perlu untuk membaca isinya lebih lanjut.
3. Membuat judul puisi yang mampu mewakili isi
Judul puisi yang mampu mewakili keseluruhan isi puisi juga menjadikannya menarik bagi pembaca. Judul puisi yang tidak mencerminkan isinya bisa membuat pembaca merasa kecewa karena tidak mendapatkan jawaban atas rasa penasarannya.
Tidak hanya itu, dengan adanya kesesuaian antara judul puisi dengan isinya, pembaca juga bisa menemukan makna yang relevan di dalam puisi.
4. Menggunakan diksi yang unik
Selanjutnya, buatlah judul puisi yang unik atau berbeda dari yang lainnya. Cara ini membuat pembaca bisa langsung ingat bahwa kamulah penulis puisi tersebut.
Judul yang terlalu umum cenderung sulit dilirik pembaca karena membosankan sehingga perlu ditambahkan sentuhan unik. Sebagai contoh, alih-alih menulis judul puisi “Rindu Setengah Mati”, akan lebih terdengar emosional dan estetik jika ditulis menjadi, “Rindu yang Tak Bertepi”.
5. Menggunakan kata kunci di dalam isi puisi
Setiap puisi biasanya mengandung kata atau frasa yang kuat dan emosional atau kata yang sering disebutkan di dalam isi puisi. Nah, kata atau frasa emosional tersebut bisa dijadikan sebagai judul puisi yang memikat hati pembaca karena kekuatan maknanya.
6. Menggunakan tokoh sebagai judul
Berikutnya, kamu juga bisa menggunakan tokoh sebagai judul puisi. Judul puisi yang menggunakan tokoh akan terkesan lebih personal karena menerangkan atau ditujukan kepada sosok tertentu.
Judul puisi yang mengandung nama tokoh juga sering kali membantu menegaskan tema tertentu, memperkuat imajinasi pembaca tentang tokoh, hingga membuat puisi terasa lebih unik atau tidak pasaran. Hal ini pada akhirnya mampu meningkatkan ketertarikan dan rasa penasaran pembaca.
7. Menggunakan nama tempat yang dibahas di dalam puisi
Selain menggunakan nama tokoh, membuat judul puisi yang menarik juga bisa menggunakan nama tempat tertentu. Hal ini tidak masalah selama nama tempat yang digunakan memang menjadi pembahasan utama di dalam puisi.
Misalnya, puisi berjudul “Senja di Pelabuhan Kecil” dan “Karawang-Bekasi” karya Chairil Anwar. Kedua puisi tersebut menggunakan nama tempat sebagai judulnya.
8. Menggunakan metafora
Selain tubuh puisi, metafora atau simbol tertentu juga bisa digunakan di dalam judul puisi. Tidak hanya penting untuk meningkatkan estetika puisi, judul puisi yang mengandung metafora juga membuat puisi terasa lebih hidup dan kaya makna. Tak ayal, metafora di dalam judul puisi bisa membangkitkan rasa keingintahuan pembaca terhadap isinya.
9. Menggunakan baris berulang di dalam puisi
Terakhir, cara membuat judul puisi yang menarik yaitu menggunakan baris berulang di dalam tubuh puisi. Baris yang berulang di dalam puisi sering kali merupakan cerminan dari ide dan tema puisi sehingga cocok untuk dijadikan judul puisi.
Itulah tadi detail penjelasan cara membuat judul puisi yang menarik beserta alasan kenapa membuat judul puisi yang menarik itu penting. Dengan mengikuti cara-cara di atas, mulai dari menggunakan diksi sederhana, tidak bertele-tele, unik atau tidak terlalu umum, hingga menggunakan baris berulang di dalam puisi bisa menjadi langkah efektif untuk membuat puisimu dilirik dan tidak mudah terlupakan oleh pembaca.





