
Bisa menerbitkan buku merupakan impian setiap penulis. Namun sayangnya, penerbit buku profesional tidak akan menerima naskah yang masuk begitu saja. Ada tahapan seleksi naskah yang ketat sebelum penerbit memutuskan meloloskan naskah untuk diterbitkan.
Inilah yang kadang kala menciutkan nyali para penulis pemula untuk menerbitkan buku. Ya, takut naskahnya ditolak penerbit. Padahal, dengan menerapkan strategi yang tepat, kamu bisa meningkatkan peluang naskah diterima penerbit.
Daftar isi
ToggleStrategi Meningkatkan Peluang Naskah Diterima Penerbit yang Bisa Penulis Coba
Nah, untuk itulah dalam artikel ini kami akan bahas berbagai tips atau strategi yang bisa kamu coba untuk meningkatkan peluang naskah diterima penerbit. Yuk, simak dan terapkan strategi berikut agar naskahmu terhindar dari penolakan!
Artikel yang sesuai:
1. Pastikan Kelengkapan Naskah dan Data Diri
Strategi pertama, pastikan naskah sudah benar-benar selesai. Jadi, jangan kirimkan naskah per bab atau menyicil karena akan menyulitkan pihak penerbit dalam mereview naskah nantinya.
Selain itu sinopsis, data diri, dan surat pernyataan orisinalitas karya juga perlu kamu perhatikan sebelum naskah dikirimkan ke penerbit.
Namun, tidak semua penerbit meminta surat orisinalitas karya. Untuk itu, kamu bisa mencari tahu apa saja syarat dan ketentuan dari penerbit yang hendak kamu tuju. Sebab, setiap penerbit memiliki syarat dan ketentuan yang berbeda-beda.
Kemudian untuk sinopsis, pastikan memuat rangkuman cerita dari awal sampai akhir. Sinopsis yang baik bisa membantu editor untuk mengetahui inti atau garis besar cerita.
Sinopsis inilah yang juga nantinya akan dicantumkan di bagian cover belakang buku agar bisa dilihat oleh calon pembaca. Melalui sinopsis, calon pembaca bisa menilai apakah buku tersebut sesuai dengan yang mereka cari atau tidak.
Sementara itu untuk data diri, jangan lupa cantumkan sedetail dan selengkap mungkin, ya. Hal ini bertujuan membantu penerbit mengetahui identitas penulis dengan jelas.
Selain itu, jika latar belakang pendidikan penulis relevan dengan topik naskah yang ia tulis, maka ini bisa menjadi poin tambahan untuk meningkatkan kredibilitas naskah sehingga meyakinkan penerbit untuk menerima naskahmu.
2. Menyesuaikan Format Tulisan
Setiap penerbit memiliki ketentuannya masing-masing terkait format tulisan. Pada umumnya, penerbit menggunakan font Times New Roman atau Calibri dengan ukuran 11 pt atau 12 pt, serta margin default sehingga tidak perlu diatur-atur lagi.
Nah, untuk meningkatkan peluang naskah diterima penerbit, maka kamu wajib mengikuti ketentuan format tulisan dari penerbit yang kamu tuju. Ini menandakan bahwa kamu menghargai ketentuan dari penerbit dan serius dalam menerbitkan buku.
Lalu, bagaimana jika tidak ada ketentuan khusus dari penerbit terkait format tulisan? Maka, kamu bisa menggunakan format standar yakni font Times New Roman dengan ukuran 12pt. Bila perlu, kamu juga bisa menanyakannya secara langsung ke pihak penerbit agar lebih yakin.
3. Jangan Lupakan Self Editing
Self editing naskah juga merupakan tahapan penting yang perlu penulis lakukan sebelum naskahnya dikirimkan ke penerbit. Melakukan self editing secara maksimal mampu meningkatkan peluang naskah diterima penerbit.
Self editing bertujuan untuk membantu meminimalisir typo atau kesalahan penulisan ejaan, penggunaan tanda baca dan struktur kalimat yang kurang tepat, inkonsistensi gaya bahasa, serta kesalahan penulisan lainnya.
Lakukanlah editing dan revisi pada bagian yang diperlukan. Kerjakan secara detail dan teliti agar mendapatkan hasil self editing yang maksimal.
Terbebasnya naskah dari berbagai kesalahan penulisan bisa membuat naskah terlihat profesional di mata penerbit. Penulis pun dinilai serius dan profesional dalam berkarya sehingga peluang naskahnya diterima untuk diterbitkan semakin tinggi.
Tidak hanya itu, naskah yang minim kesalahan juga membantu mengurangi beban kerja editor, lho. Editor tidak perlu melakukan banyak perbaikan sehingga memiliki lebih banyak waktu untuk mengkroscek naskah lainnya.
Lalu, bagaimana sih cara melakukan self editing naskah yang baik agar diperoleh hasil yang maksimal? Nah, kamu bisa menyimak artikel yang membahas tentang tips melakukan swasunting atau self editing naskah yang baik dan benar.
4. Hindari Mengirimkan Naskah ke Lebih dari Satu Penerbit dalam Waktu Bersamaan

Strategi lainnya untuk meningkatkan peluang naskah diterima penerbit yaitu hindarilah mengirimkan naskah ke dua atau lebih penerbit dalam waktu yang bersamaan atau berdekatan.
Memang, kriteria setiap penerbit untuk naskah yang mereka pilih berbeda-beda. Namun ada baiknya, fokuslah mengirimkan naskah ke satu penerbit terlebih dahulu. Sebab, ini bisa menjadi bumerang ketika ternyata naskahmu diterima oleh semua penerbit.
Sebagai penulis, kamu akan dianggap tidak profesional dan mementingkan keuntungan semata. Penerbit juga akan merasa kecewa karena kamu juga mengambil kesempatan di penerbit lain.
Untuk itu, kamu bisa mengirimkan ke penerbit lain setelah menerima kabar bahwa naskahmu tidak lolos dari penerbit pertama. Tentunya, setelah naskahmu direvisi sesuai evaluasi dari penerbit pertama agar peluangnya diterima oleh penerbit berikutnya semakin besar.
5. Perkuat Personal Branding
Di era digital seperti saat ini, personal branding merupakan modal penting untuk menjadi seorang penulis profesional. Personal branding yang kuat memungkinkan naskah buku yang kamu tulis memiliki peluang lebih tinggi dilirik oleh penerbit.
Maka, penting bagimu untuk memiliki portofolio kepenulisan dan aktif di media sosial dalam membuat konten-konten seputar dunia kepenulisan atau perbukuan. Hal ini bisa membantu meningkatkan kredibilitasmu di mata penerbit dan juga calon pembaca.
Selain itu, aktif berjejaring dengan bergabung di komunitas menulis juga bisa membantu memperkuat personal brandingmu sebagai penulis. Kamu bisa mendapatkan koneksi yang bermanfaat, relevan dengan minatmu, serta peluang naskahmu diterima penerbit lebih tinggi.
6. Pilih Penerbit yang Tepat
Memilih penerbit yang tepat juga menjadi strategi yang efektif untuk meningkatkan peluang naskah diterima penerbit.
Saat ini, banyak sekali penerbit buku yang sudah bertebaran di mana-mana. Hal ini tentunya membuat penulis perlu lebih teliti dan jeli lagi dalam memilih penerbit yang tepat untuk bukunya.
Sebab, setiap penerbit memiliki spesialisasinya masing-masing dalam menerbitkan buku. Ada penerbit yang fokus menerbitkan buku-buku populer, buku-buku pendidikan, atau genre buku lainnya.
Jika kamu hendak menerbitkan novel namun mengirimkannya ke penerbit buku pendidikan, maka secara otomatis naskahmu akan ditolak. Hal ini dikarenakan naskahmu tidak sesuai dengan visi misi penerbit.
Oleh sebab itu, kamu perlu riset terlebih dahulu untuk mengetahui penerbit mana yang cocok dengan genre buku yang hendak kamu terbitkan.
Kamu bisa pergi ke toko-toko buku, berselancar di dunia maya, atau bertanya ke rekan sesama penulis terkait penerbit yang cocok untuk naskahmu. Barang kali, mereka bisa memberikan saran atau rekomendasi yang tepat.
7. Coba Terbitkan secara Self Publishing
Bisa menerbitkan buku melalui penerbit mayor memang terkesan hebat. Namun, di balik itu diperlukan kesabaran tinggi dari seorang penulis dalam menerima kabar tentang lolos atau tidak naskahnya, serta kemungkinan penolakan setelah menunggu berbulan-bulan lamanya. Tentu ini akan sangat mengecewakan, bukan?
Nah, maka untuk meningkatkan peluang naskah diterima penerbit juga bisa kamu lakukan dengan menerbitkannya secara self publishing. Ini dikarenakan penerbit mayor memiliki prosedur seleksi naskah dan persaingan yang jauh lebih ketat.
Hanya naskah yang benar-benar berkualitas, sesuai visi misi penerbit, unik, menarik, dan memiliki nilai komersil-lah yang bisa lolos untuk diterbitkan. Sebab, penerbit yang akan sepenuhnya menanggung biaya penerbitan sehingga naskah yang dipilih harus benar-benar mampu menarik minat pembaca.
Jadi, menerbitkan buku secara self publishing bisa menjadi alternatif solusi bagi kamu yang ingin bukunya terbit dengan cepat tanpa perlu melalui persaingan yang ketat dengan sesama penulis. Jalur self publishing ini juga cocok bagi pemula yang ingin mulai membangun namanya sebagai penulis.
Nah, itulah tujuh strategi yang bisa kamu coba untuk meningkatkan peluang naskah diterima penerbit. Jika kamu sudah memiliki naskah siap terbit, penerbit Halo Adil Sejahtera siap menjadi partner untuk mewujudkan impianmu menerbitkan buku dengan kualitas dan pelayanan yang terbaik namun dengan biaya yang relatif terjangkau.
Segera konsultasikan atau lakukan pemesanan jasa penerbitan buku di Halo Adil Sejahtera dengan klik tombol WhatsApp di pojok kanan bawah layar! Yuk, dapatkan promo spesial penerbitan dari kami sekarang juga!





